Keamanan Sistem Informasi Pada Cloud Computing
zaidan davin arrafi/4C
2103015040
Kriptografi dan Keamanan Informasi
Cloud computing merupakan teknologi yang dapat mempermudah pekerjaan manusia dan banyak digunakan di berbagai bidang, antara lain media sosial, alat kolaborasi, dan media penyimpanan.
1 . Namun, penerapan cloud computing dalam proses bisnis yang melibatkan data dan informasi penting dapat menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan data 1 . Berikut adalah beberapa poin penting tentang keamanan informasi dalam cloud computing berdasarkan hasil pencarian: Risiko Keamanan Cloud Computing Pencurian Informasi: Ini adalah pencurian data yang disimpan di penyimpanan aplikasi yang menggunakan teknologi cloud
2 . Kurangnya Visibilitas: Dengan banyaknya orang yang menggunakan beberapa perangkat untuk mengakses sumber daya perusahaan di berbagai kontak cloud, akan sulit untuk memantau layanan mana yang digunakan dan bagaimana data berpindah melalui cloud
3 . Lingkungan yang Kompleks: Komputasi awan memiliki risiko serangan siber yang tin Cloud Access Security Broker (CASB): CASB dapat digunakan untuk memberikan visibilitas dan kontrol atas aplikasi dan data cloud . Gunakan Pencegahan Kehilangan Data (DLP): DLP dapat digunakan untuk mencegah kebocoran data dengan memantau dan mengontrol akses dan pergerakan data 5 . Kesimpulannya, keamanan komputasi awan adalah sub-domain keamanan komputer, keamanan jaringan, dan keamanan informasi yang berfokus pada perlindungan IP virtual, data, aplikasi, layanan, dan infrastruktur yang terkait dengan penggunaan komputasi awan . Untuk memastikan keamanan komputasi awan, perusahaan dapat menerapkan berbagai langkah keamanan seperti sistem deteksi intrusi, kontrol akses, enkripsi, autentikasi multi faktor, akses bersyarat, SIEM, CASB, dan DLP.
sumber:onlinelearning.uhamka.ac.id/
Komentar
Posting Komentar