TUGAS 13 TUGAS 13 ADDRESSING MODES AND FORMATS
- A. Apakah Instruksi Set ?
Operasi dari CPU ditentukan oleh instruksi-instruksi yang dilaksanakan atau dijalankannya. Instruksi ini sering disebut sebagai instruksi mesin (mechine instructions) atau instruksi komputer (computer instructions).
Kumpulan dari instruksi-instruksi yang berbeda yang dapat dijalankan oleh CPU disebut set Instruksi (Instruction Set).
Desain sets instruksi :
Desain set instruksi merupakan masalah yang sangat komplek yang melibatkan banyak aspek,
diantaranya adalah:
1. Kelengkapan set instruksi
2. Ortogonalitas (sifat independensi instruksi)
3. Kompatibilitas :
– Source code compatibility
– Object code Compatibility
Selain ketiga aspek tersebut juga melibatkan hal-hal sebagai berikut:
1. Operation Repertoire : Berapa banyak dan operasi apa saja yang disediakan, dan berapa sulit operasinya
2. Data Types : tipe/jenis data yang dapat olah
Instruction Format : panjangnya, banyaknya alamat, dsb.
3. Register : Banyaknya register yang dapat digunakan
4.Addressing : Mode pengalamatan untuk operand
Format Instruksi :
n Suatu instruksi terdiri dari beberapa field yang sesuai dengan elemen dalam instruksi tersebut. Layout dari suatu instruksi sering disebut sebagai Format Instruksi (Instruction Format).
- B. Elemen-elemen Instruksi
- Operation Code (opcode) : menentukan operasi yang akan dilaksanakan
- Source Operand Reference : merupakan input bagi operasi yang akan dilaksanakan
- Result Operand Reference : merupakan hasil dari operasi yang dilaksanakan
- Next instruction Reference : memberitahu CPU untuk mengambil (fetch) instruksi berikutnya setelah instruksi yang dijalankan selesai.
Catatan :
Source dan result operands dapat berupa salah satu diantara tiga jenis berikut ini:
- Main or Virtual Memory
- CPU Register
- I/O Device
- C. Macam-macam Instruksi
-Data processing: Arithmetic dan Logic Instructions
-Data storage: Memory instructions
-Data Movement: I/O instructions
-Control: Test and branch instructions
- O – Address Instruction
- 1 – Addreess Instruction
- N – Address Instructio
- M + N – Address Instruction
- Memori To Register Instruction
- Memori To Memori Instruction
- Register To Register Instruction
C . Berapa banyak Address digunakan
- Salah satu cara tradisional untuk menggambarkan arsitektur prosessor adalah dengan melihat jumlah alamat yang terkandung dalam setiap instruksinya.
- Jumlah alamat maksimum yang mungkin diperlukan dalam sebuah instruksi :
1. Empat Alamat ( dua operand, satu hasil, satu untuk alamat instruksi berikutnya)
- Tiga Alamat (dua operand, satu hasil)
- Dua Alamat (satu operand merangkap hasil, satunya lagi operand
- Satu Alamat (menggunakan accumulator untuk menyimpan operand dan hasilnya)
D. Macam-macam operand
- Addresses (akan dibahas pada addressing modes)
- Numbers : – Integer or fixed point
– Floating point
– Decimal (BCD)
- Characters : – ASCII
– EBCDIC
- Logical Data : Bila data berbentuk binary: 0 dan 1
- E. Macam-macam operasi
1. Operasi Transfer Data :
– Menetapkan lokasi operand sumber dan operand tujuan.
– Lokasi-lokasi tersebut dapat berupa memori, register atau bagian paling atas daripada stack.
– Menetapkan panjang data yang dipindahkan.
– Menetapkan mode pengalamatan.
Tindakan CPU untuk melakukan transfer data adalah :
a. Memindahkan data dari satu lokasi ke lokasi lain.
b. Apabila memori dilibatkan :
Menetapkan alamat memori Menjalankan transformasi alamat memori virtual ke alamat memori actual Mengawali pembacaan / penulisan memori .
Operasi set instruksi untuk transfer data :
- MOVE : memindahkan word atau blok dari sumber ke tujuan
- STORE : memindahkan word dari prosesor ke memori.
- LOAD : memindahkan word dari memori ke prosesor.
- EXCHANGE : menukar isi sumber ke tujuan.
- CLEAR / RESET : memindahkan word 0 ke tujuan.
- SET : memindahkan word 1 ke tujuan.
- PUSH : memindahkan word dari sumber ke bagian paling atas stack.
- POP : memindahkan word dari bagian paling atas sumber
Komentar
Posting Komentar