Langsung ke konten utama

Unbreakable Cipher_(Kriptografi ) Oleh (zaidan davin arrafi)

 One-Time Pad, Cipher yang Tidak Dapat Dipecahkan (Unbreakable Cipher)


zaidan davin arrafi/4C
2103015040
Kriptografi dan Keamanan Informasi

One-Time Pad (OTP) • Satu-satunya algoritma kriptografi sempurna aman (perfect secrecy) sehingga tidak dapat dipecahkan adalah one-time pad (OTP). 
• OTP ditemukan pada tahun 1917 oleh Major Joseph Mauborgne.
 • OTP mengatasi kelemahan pada Vigenere Cipher. Vigenere Cipher mengulang penggunaan kunci secara periodik → mudah ditemukan dengan metode Kasiski. 
• Pada OTP, panjang kunci = panjang plainteks Plainteks: otpadalahcipheryangtidakbisadipecahkan Kunci: 
trjkdndkdwerylgrgdkopcegyhbdwjbtrfhgvk

Unbreakable Cipher adalah klaim yang dibuat oleh kriptografer terhadap algoritma kriptografi yang dirancangnya

. Unbreakable Cipher merupakan jenis cipher yang tidak dapat dipecahkan

. Namun, kebanyakan algoritma yang sudah dibuat adalah breakable cipher

. Ada beberapa syarat agar suatu cipher dapat dikatakan sebagai Unbreakable Cipher, yaitu:

Kunci harus benar-benar acak Panjang kunci harus sama dengan panjang plainteks Plainteks yang sama tidak selalu menghasilkan cipherteks yang sama

One-Time Pad (OTP) adalah salah satu jenis Unbreakable Cipher

. OTP memiliki keamanan teoretis yang disebut sebagai information-theoretic security, sehingga tidak ada yang dapat memecahkan cipher tersebut selama kunci digunakan dengan benar

. Kunci pada OTP harus dihasilkan secara acak, ukuran kunci harus setidaknya sama dengan ukuran pesan, dan kunci tidak boleh digunakan lagi

. Meskipun OTP memiliki keamanan teoretis yang sangat kuat, namun penggunaannya sulit dilakukan dalam praktik karena membutuhkan kunci yang sangat panjang dan harus dihasilkan secara acak


Kelemahan OTP • Meskipun OTP menawarkan keamanan yang sempurna, tetapi ia tidak umum digunakan dalam aplikasi praktis (aplikasi komersil maupun aplikasi lainnya). 

• Alasan: 1. Tidak mangkus, karena panjang kunci = panjang pesan. Makin panjang pesan, makin besar ukuran kuncinya. Butuh komputasi yang berat untuk membangkitkan milyaran karakter-karakater yang benar-benar acak. 

2. Karena kunci dibangkitkan secara acak, maka ‘tidak mungkin’ pengirim dan penerima membangkitkan kunci yang sama secara bersamaan.

Contoh Penggunaan OTP 

• Perang dingin antara AS dan Uni Soviet (tahun 1940):

 - agen spionase Uni Soviet membawa kunci one-time pad ke AS 

- pesan-pesan rahasia dienkripsi dengan OTP dan dikirim dari AS 

- di Uni Soviet, kunci OTP yang sama digunakan untuk mendekripsi cipherteks

• OTP ini tidak dapat dipecahkan karena: 

1. Kunci acak + plainteks yang tidak acak = cipherteks yang seluruhnya acak. 

2. Hanya terdapat satu kunci yang memetakan plainteks ke cipherteks, begitu juga sebaliknya. 

• Mendekripsi cipherteks dengan beberapa kunci berbeda dapat menghasilkan plainteks yang bermakna, sehingga kriptanalis kesulitan menentukan plainteks mana yang benar. 


sumber:https://onlinelearning.uhamka.ac.id/my/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

(Tugas 3) Oleh (zaidan davin arrafi) 2103015040

  Nama: zaidan davin arrafi  Kelas / NIM : 4C/21030151040 Teknik Informatika https://onlinelearning.uhamka.ac.id/my/ Kriptografi klasik  Kriptorafi memiliki pengertian lain, yakni suatu ilmu tentang teknik enkripsi naskah asli (plaintext) yang diacak memanfaatkan sebuah kunci enkripsi sehingga naskah asli tersebut berubah menjadi naskah yang sulit dibaca (chipertext) oleh pihak yang tidak memiliki kunci dekripsi. Ilmu kriptografi berkembang selaras dengan kemajuan teknologi. Menurut kronologi waktunya ilmu kriptografi dapat dibedakan menjadi dua pemahaman, yakni kriptografi klasik dan kriptografi modern. Kedua pemahaman tersebut bergantung pada penggunaan perangkat analasis dan pembuat pesan yang bersifat kriptologis. Apa itu kriptografi klasik? Kriptografi klasik adalah kriptografi dalam pembuatannya maupun analisisnya sama sekali tidak melibatkan komputer atau perangkat mesin. Alat-alat yang digunakan berkutat pada pemanfaatan kertas, pena, batu, serta alat-alat lain ya...

Kriptografi Klasik Bagian 3 /zaidan davin arrafi

  Tugas 5 : Kriptografi Klasik Bagian 3  Nama : zaidan davin arrafi Kelas : 4C NIM : 21030151040 ALGORITMA KRIPTOGRAFI KLASIK Sejalan dengan sejarah kriptografi yang panjang,  algoritma kriptografi sud ah ada jauh sebelum adanya komputer itu sendiri. Pada zaman dahulu sebelum komputer ada, enkripsi plainteks menjadi cipherteks atau sebaliknya dekripsi cipherteks menjadi plainteks dilakukan menggunakan alat tulis sederhana seperti pensil dan kertas. Enkripsi dilakukan terhadap pesan dengan beberapa cara tanpa algoritma matematika yang rumit. Saat itu, sistem yang digunakan hanya sistem simetris yaitu menggunakan satu kunci karena masa-masa itu masih jauh dari saat ditemukannya konsep asimetris dan hash. Metode enkripsi dan dekripsi yang dilakukan pada zaman kriptografi klasik umumnya dengan dua cara yaitu : Substitusi yaitu mengganti karakter huruf plainteks dengan karakter huruf lainnya dalam alpahabet menjadi huruf cipherteks. contohnya setiap huruf a dalam plaintek...

Keamanan Sistem Informasi Pada Cloud Computing/4C zaidan davin arrafi

 Keamanan Sistem Informasi Pada Cloud Computing zaidan davin arrafi/4C 2103015040 Kriptografi dan Keamanan Informasi  Cloud computing merupakan teknologi yang dapat mempermudah pekerjaan manusia dan banyak digunakan di berbagai bidang, antara lain media sosial, alat kolaborasi, dan media penyimpanan.  1 . Namun, penerapan cloud computing dalam proses bisnis yang melibatkan data dan informasi penting dapat menimbulkan kekhawatiran tentang keamanan data 1 . Berikut adalah beberapa poin penting tentang keamanan informasi dalam cloud computing berdasarkan hasil pencarian: Risiko Keamanan Cloud Computing Pencurian Informasi: Ini adalah pencurian data yang disimpan di penyimpanan aplikasi yang menggunakan teknologi cloud  2 . Kurangnya Visibilitas: Dengan banyaknya orang yang menggunakan beberapa perangkat untuk mengakses sumber daya perusahaan di berbagai kontak cloud, akan sulit untuk memantau layanan mana yang digunakan dan bagaimana data berpindah melalui cloud  3...